Rabu, 02 November 2016

Give thanks to allah

Subuh
03 november 2016

Tiba tiba teringat saya memiliki catatan di sini,dan lama sudah tidak saya buka..baiklah sebagai rasa kangen saya awali dari apa yang membuat saya bertanya dengan apa yang saya baca dari banyaknya satu ungkapan dalam berbagai postingan tentang kalimat itu. .

  Allah mengingatkan manusia hingga berulang sampai 31 kali dengan kalimat yang sama, dengan jumlah huruf yang sama agar manusia mudah mengingatnya dan pandai bersyukur.

فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman [55] )

وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّواْ نِعْمَتَ اللّهِ لاَ تُحْصُوهَا إِنَّ الإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ ﴿٣٤﴾

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim [14] : 34)

Jadi dalam ilmu bahasa, pengulangan atau repetisi berfungsi sebagai sebuah penekanan. Sudah ditanyakan melalui pertanyaan retoris lalu diulang – ulang pula. Rasanya, Tuhan seperti sedang bicara padaku, menyudutkanku sambil mengingatkan diri yang sering kali lupa. Tidak perlu menunggu tak berdaya untuk bersyukur bukan? 

Semoga kita selalu bersyukur :)

Selasa, 10 Maret 2015

'Kebetulan lagi terjaga..

Jika waktu belum berpihak sama saya,itu karena kehendakMu, saya jalani ini dengan syukur dan ikhlas,karena saya yakin akan jalanMu..dan inilah yang terbaik

Dalam situasi yang sulit,terpuruk dan merasa berada di titik terendah..saya tidak bisa menyalahkan siapa siapa..

Ini adalah pembelajaran buat saya.cara dia membangun pribadi saya sangat berharga..dengan cara ini dia merubah ke arah lebih baik lebih dewasa,mengerti dan memahami ..

Kita tau ini bukan yg kita mau,dan saya tau saat dalam emosi kamu meninggalkan,meninggalkan bukan karena tidak ada rasa..tapi karena kita belum siap..

Saya tau dan untuk sementara pengganti rasa kecewa mu..kamu menyibukan hari dng hoby,membuka diri adalah caramu agar tidak rapuh,
Saya mengerti karena ada waktunya untuk kamu menghargai hati dan membagi waktu untuk hati yg memiliki perasaan yg sama dng saya..dan itu hak kamu hak mereka,hak yg sama dng saya sebagai manusia yg memiliki perasaan..rasa sayang..

Dan saya tidak ada hak untuk melarang..hanya satu yg tdk bisa berbohong,hati kita tidak bisa berbohong..
Saya berharap semoga kamu bisa menjalani ini dng kuat di tengah terpaan godaan,bujuk rayu yg bukan hanya dari satu hati..mereka datang dengan 1001 cara untuk meluluhkan hatimu dan coba memasuki ruang hatimu. .

Berharap dapat tempat terbaik di hatimu..dari mulai puisi,bunga cokelat hadiah boneka..lagu rangkaian kata kata,bahkan tulisan namamu di kertas,di gunung bahkan di tangan.( hihihi hebat mereka)
Ngajak jalan2 dan berharap sama kamu ke pantai ke gunung..
Agar bisa menunjukan pengorbanan usaha mereka bahwa dia bersunguh2 sama kamu..hujan badai pun di tempuh demi kamu..

Saya harap kamu terima semua pengorbannya..terima dng penuh rasa syukur..karena kamu beruntung banyak yg sayang.. Jadi kuatkan hatimu dan bersabarlah..

Kadang saya kecewa sama diri sendiri..kenapa jarak yg memisahkan,hanya terbatas waktu bisa menyentuhmu lagi
Saya kadang merasa bodoh kenapa tidak bisa berbohong kepadamu..
Saya malu tidak punya cinta sebesar cinta mereka kepadamu
Sayangku tidak sedalam sayang mereka kepadamu..yg setinggi langit seluas jagat raya sedalam samudera..
Saya malu tidak bisa menyimpan namamu di hati..

Apa karena saya tidak terlalu berharap sama kamu ??
Ataukah saya terlalu santai ??
Jauh sangat jauh perbandingan saya sama mereka..dari jarak waktu dan kesempatanpun sudah kalah..di tambah pribahasa lokal yg menguatkan 'tresno jalarane suko kulino'  ..

Sayangku sangat kecil kepadamu hanya sebatas kuku.dan maaf saya hanya bisa menyimpan namamu dalam doa..tidak menyimpan namamu dalam hati
Saya hanya berharap pada tuhan..makanya saya tidak berharap sama kamu..saya santai karena saya takut klw perasaan menggebu2 itu bukan datangnya dari hati tapi dari nafsu..
Makanya saya malu..

Saya tidak bisa mengajakmu keluar malam tapi saya ingin mengajakmu shalat malam ,saat semua org terlelap tidur..saat ini saya terjaga dalam 2 rakaat ini saya berharap mengadu sama tuhan..ini bukan karena kamu tapi tulus dari niat saya ..yang hanya berharap sama Tuhan..sebagai maha segalanya
Satu satunya tempat meminta sumber segala kekuatan..
              ***
'Tuhan yang Maha Pemurah...
Terima kasih Engkau telah menciptakan dia
dan mempertemukan saya dengannya.

Terima kasih untuk saat-saat indah
yang dapat kami nikmati bersama.
Terima kasih untuk setiap pertemuan
yang dapat kami lalui bersama.
Saya datang bersujud dihadapanMU...

Sucikan hati saya ya tuhan, sehingga dapat
melaksanakan kehendak dan rencanaMU dalam
hidup saya.

Ya Tuhan, jika saya bukan pemilik tulang
rusuknya, janganlah biarkan saya merindukan
kehadirannya...

janganlah biarkan saya, melabuhkan hati saya
dihatinya..

kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya dan
jauhkan dia dari relung hati saya...
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang
bersemayam didada ini dengan kasih dari dan
padaMU yang tulus, murni...

dan tolonglah saya agar dapat mengasihinya
sebagai sahabat.

Tetapi jika Engkau ciptakan dia untuk saya...

ya Tuhan tolong satukan hati kami...
bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan
menerima dia seutuhnya...
berikan saya kesabaran, ketekunan dan
kesungguhan untuk memenangkan hatinya...

berkati dia, agar dia juga mencintai, mengerti
dan mau menerima saya dengan segala kelebihan
dan kekurangan saya
sebagaimana telah Engkau ciptakan...

Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh
mencintai dan rela membagi suka dan duka saya
dengan dia...

Tuhan yang Maha Pengasih, dengarkanlah doa
saya ini...

lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih
dan kehendakMU...

Tuhan yang Maha kekal, saya mengerti bahwa
Engkau senantiasa memberikan yang terbaik
untuk saya...

luka dan keraguan yang saya alami, pasti ada
hikmahnya.
Kebimbangan ini mengajarkan saya untuk hidup
makin dekat kepadaMU untuk lebih peka terhadap
suaraMU yang membimbing saya menuju
terangMU...

Ajarkan saya untuk tetap setia dan sabar menanti
tibanya waktu yang telah Engkau tentukan....

Jadikanlah kehendakMU dan bukan kehendak
saya yang menjadi dalam setiap bagian hidup
saya...

Ya TUHAN, semoga Engkau mendengarkan dan
mengabulkan permohonanku.

AMIN YA ROBBAL ALLAMIN

'Cinta bukan tentang bagaimana perasaan
tersebut muncul, tapi tentang bagaimana kita
menjaga perasaan itu agar tetap utuh.
begitu juga aku yang akan terus dan terus
mencoba mencintai dan menyayangi kamu
layaknya seorang wanita yang senantiasa
mendampingi pasangannya dalam suka duka
demi menyambut hari bahagia bersama .
Cinta itu seperti menanam sebuah pohon, jika
kita sabar pohon itu bisa menjadi pohon yang
sangat besar dan kuat. sama seperti aku ! aku
yang sampai saat ini belajar bersabar dan terus
mencoba mengerti kamu karna aku yakin
banyaknya kesabaran itu akan ada hal yang indah
dibalik itu semua.'

                 Rabu 11 03 2015 / 03:00

Minggu, 08 Maret 2015

'Say I'm not like a yesterday (bukan yang kemarin)

Buah dari kegagalan,hikmah dari kejadian makna dari perjalanan..sebuah pelajaran yg sangat berharga dari pengalaman untuk membangun satu hubungan yg berkualitas..

1. Kesabaran
Kesabaran merupakan bentuk dari
pengendalian emosi dari seorang anak
manusia, kemampuan untuk tidak mudah
terpancing ego atau tidak mudah terbakar
amarah dalam menghadapi suatu masalah.
Ukuran kedewasaan bisa terlihat dari
seberapa besar kesabaran yang dimiliki.
Tanpa adanya sikap ini maka sebuah
hubungan pasti mudah putus dan sangat
rentan terjadi percekcokkan.

2. Pengertian
Karena hubungan yang dijalin adalah
hubungan antara pria dan wanita yang
memiliki sejumlah perbedaan maka saling
pengertian sangat dibutuhkan. Dengan sikap
ini maka kita bisa mengatur ego kita – kapan
harus memberi ruang kepada pasangan untuk
melakukan aktivitas pribadinya dan kapan
memang harus bertemu (saling bersama).

3. Penghargaan
Seperti halnya kita ingin dihargai oleh guru
(kalau kita murid) atau ayah-ibu (kalau kita
anak) maka seperti itulah kita harus
menghargai pasangan kita. Jangan pernah
berlaku atau berkata negatif kepada pasangan
kita, sebaliknya tunjukan perilaku dan kata-
kata dukungan yang membangun kepada.
Dengan begitu, pasangan kita akan merasa aman
dan nyaman bila bersama dengan kita.

4. Tanggung Jawab
Siapa pun pakar dalam hal relasi atau cinta
pasti sepakat bahwa tanggung jawab
merupakan sikap yang harus ada di dalam
diri seorang pria atau wanita. Mengapa
harus ? karena tanggung jawab menunjukkan
kualitas diri seseorang. Orang yang suka
mengingkari janji biasanya kualitas dirinya
rendah.
Orang yang kualitas dirinya rendahnya
biasanya tidak dapat diandalkan dan selalu
membuat masalah buat orang sekitarnya.
Jadi, bila mau berhubungan, pastikan kualitas
diri yang kita miliki adalah kualitas tinggi
sehingga orang yang menjalin relasi dengan
kita merasa beruntung dan senang.

5. Kepercayaan
Bagi seorang yang dewasa, kepercayaan
adalah sesuatu yang penting. Ini adalah
ukuran yang dapat melihat dengan nyata,
"benarkah seseorang sudah dewasa atau
tidak". Ekstrimnya, kepercayaan merupakan
alat uji seberapa kita menghargai dan
menghormati hubungan yang sedang dijalani.
Bila dari sejak sebelum pacaran sudah
mempersiapkan 5 sikap dewasa diatas maka
hal-hal negatif di saat berpacaran nanti pasti
mampu Anda tepis/tolak. Anda pun tidak
perlu terintimidasi dalam penyesalan di masa
mendatang.
Sungguh mengasyikkan bukan berhubungan di
dalam kedewasaan ?

'Bukan kah pengalaman adalah guru terbaik..'

'Di sekolah kita mendapat pelajaran dulu baru dapat ujian..
Di kehidupan kita di uji dulu baru dapat pelajaran. .

'Kenapa merasa gagal ?? Percayalah kegagalan itu adalah kesuksesan yg tertunda..jika pun akhirnya belum tentu bersama,setidaknya kamu pernah tertawa bersama..

Berhentilah merasa gagal,jangan terlalu lama terjatuh terlalu dalam..jangan terlalu lama di ratapi jangan merasa bersalah atau menyalahkan,karena semua tidak ada yg salah..perbaikilah dirimu,sebelum kamu memperbaiki dirinya,siapkan dirimu..semakin kamu sibuk memperbaiki diri.Tuhan pun sibuk memperbaiki dirinya (jodoh kamu)

Dan percayalah jodoh tak akan kemana,jika dia adalah jodoh kamu dia akan kembali kepadamu dalam keadaan apapun..anggap saja skrg dia lagi 'ngetrip' hehe..
Setidak nya saat dia kembali,kamu sudah dalam keadaan yg lebih baik..
Dan katakan lah.. 'Aku bukan yang kemarin !!!

Jumat, 06 Maret 2015

Sederhana saja

Bismillaahirrahmaanirrahiim,.

Buat kamu yg masih rahasia...
An-Nuur 30 telah memerintahkan,.
Maka hanya sekilas kubisa memandangmu,.
Al-Anfaal 45 pun sudah mengabarkan,.
Maka hanya sekejap aku mengingatmu,....
Indah cerita, mengikhlasi ketentuan-Nya,.
Indah cinta, saling mencintai karena-Nya,.
Semoga kita menjadi Asy-Syura 11 dan Adz-
Dzaariyaat 49.

Buat kamu yang masih menunggu
Kau mungkin agak lelah dalam penantian,.
Tapi yakinlah bahwa aku kan datang
menjemputmu,.
Bukan bak pangeran berkuda putih yang gagah,.
Atau pun bak pujangga yang melamarmu dengan
sejuta puisi,.
Ku akan menjemputmu dengan sebuah
kesederhanaan untuk membawamu membangun
cinta dalam naungan-Nya,.

Catatan :
An-Nuur 30 : "Katakanlah kepada
orang laki-laki yang beriman:
"Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan memelihara
kemaluannya; yang demikian itu
adalah lebih suci bagi mereka,
sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui apa yang mereka
perbuat"
Al-Anfaal 45 : "..maka berteguh
hatilah kamu dan sebutlah (nama)
Allah sebanyak-banyaknya agar
kamu beruntung"

Asy-Syura 11 : (Dia)"Pencipta
langit dan bumi. Dia menjadikan
bagi kamu dari jenis kamu sendiri
pasangan-pasangan dan dari jenis
binatang ternak pasangan-
pasangan (pula), dijadikan-Nya
kamu berkembang biak dengan
jalan itu. Tidak ada sesuatu pun
yang serupa dengan Dia, dan Dia-
lah Yang Maha Mendengar lagi
Maha Melihat"

Adz-Dzaariyaat 49 : "Dan segala
sesuatu Kami ciptakan berpasang-
pasangan supaya kamu mengingat
akan kebesaran Allah"

Selasa, 24 Februari 2015

Native indonesia

Pulau Enggano mungkin akan
terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia.
maklum saja, Pulau yang merupakan salah satu
kekayaan bumi nusantara ini memang merupakan
pulau terluar di Indonesia yang terletak di Samudra
Hinda atau belahan barat pulau Sumatera.
Selain menyimpan pesona alam yang masih alami,
Pulau Enggano juga banyak menyimpan kekayaan
budaya Indonesia yakni melalui Suku Enggano.
Tidak banyak memang yang mengetahui bahwa di
Pulau Enggano terdapat penduduk asli yakni suku
Enggano.
Suku Enggano memang jarang terekspose oleh
media mengingat keberadaan Pulau Enggano
sendiri yang memang cukup jauh. Namun
berdasarkan penelitian Pieters J Ter Keurs dari
Museum Nasional Ethnologi Belanda, Suku
Enggano pertama kali dilihat oleh awwak kapal dari
Portugis yang kapalnya mendarat di pulau tersebut
pada awal tahun 1500-an. Meskipun asal-usul
suku Enggano belum diketahui secara pasti,
namun masyarakat setempat mmemiliki cerita
tersendiri tentang adanya suku Enggano. Menurut
leluhur setempat, suku Enggano berawal dari kisah
hidup dua pasangan manusia bernama Kimanipe
dan Manipah yang merupakan manusia pertama di
pulau tersebut. Kisah mereka pun mirip layaknya
kisah pasangan manusia pertama Adam dan Hawa.
Kaminape dan Manipah pada awalnya adalah
penumpang yang terdampar dari musibah di kapal
layar mereka. kapal tersebut terkena wabah
penyakit sehingga banyak yang meninggal dan
hanya menyisakan mereka. Pasca peristiwa
tersebut pun, mereka melanjutkan hidupnya di
Pulau Enggano dan memiliki beberapa keturunan.
Dari hasil hubungan merekalah muncul beberapa
suku yang akhirnya menghuni Pulau Enggano
yakni Kaitora, Kauno, Kaharuba, Kaahua, dan
Kaarubi. Masing-masing suku dipimpin oleh ketua
suku dan kemudia membentuk lembaga adat
dengan nama ‘Kaha Yamu’y’ . Untuk berjalannya
lembaga ini, dipilihlah seorang ketua yang disebut
dengan Pa’buki.
Suku Enggano menganut sistem matrilineal dengan
perempuan sebagai pewaris suku. Warisan
biasanya berupa barang tidak bergerak seperti
tanah yang juga diwariskan kepada anak
perempuan. Sedangkan kaum laki-laki hanya
menerima peralatan pertanian dan senjata tajam.
Meskipun menganut sistem matrilineal, kepala
suku tetaplah kaum laki-laki.
Dahulu karena seringnya terjadi perang antar suku,
rumah tinggal Suku Enggano berada di puncak
bukit dengan tujuan agar mudah saat mengintai
musuh. Rumahnya pun unik karena berbentuk
heksagon dan bertingkat da bernama yubuaho.
Saat ini, masyarakat suku Enggano sudah cukup
berubah. Tidak sedikit dari mereka yang
bermigrasi ke Pulau Jawa atau Sumatera. Namun
masih banyak juga yang tetap menjaga nilai-nilai
dan norma sosial masyarakat setempat.
Peperangan pun sudah tidak terjadi seiring dengan
cara musyawarah yang kerap dilakukan setiap
adanya konflik.
Suku Enggano merupakan salah satu kekayaan
kebudayaan Indonesia. Bukan hanya menyimpan
kekayaan seni budaya serta pemandangan dan
pesona alam yang luar biasa. Masyarakat Enggano
merupakan masyarakat yang penuh dengan nilai
luhur dan kearifan lokal yang tetap terus dipegang
sering dengan perubahan zaman.

#dari berbagai sumber

Kamis, 19 Februari 2015

Untuk kamu pendampingku

' Menatap jalan setapak
Bertanya-tanya sampai kapankah berakhir
Mereguk nikmat coklat susu
Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta'

Yapp..tidak asing lagi sebait lyric lagu di atas bagi para pendaki bahkan sudah jadi lagu wajib mereka yang merasa seorang pendaki..(y)
Okeh disini saya bukan mau menjelaskan trik,atau tips cara mendaki atau cara mengatasi situasi hypotermia,cara membuat bivak saat survive..atau cara jadi leader yg hebat..( karena saya pribadi bukan pendaki )

Ini lebih ke curhat pribadi tentang ke egoisan saya,lebih ke selera saat menentukan keinginan yg kadang tak sesuai dengan keadaan..setumpuk argumen dalam sebuah rencana yg keluar dari buah khayalan dan pemikiran..yang hanya dapat terealisasikan saat 2 unsur ada dalam 1 tempat..unsur materi dan waktu..yg memang sudah menjadi alasan klasik penjegal dari sebuah keinginan.

Mendatangi sebuah tempat yg baru,
Menyebrangi satu pulau ke pulau lain,mendatangi suku suku terdalam,mengenal adat budaya setempat.keluar masuk rimba.mengikuti deras nya aliran sungai,memeluk curamnya tebing dan saat awan berada di bawah telapak kaki di saat berada di puncak tertinggi atau bahkan bermain dengan hiu menyelam di palung terdalam..yahh..sedikit khayalan liar saya yg sudah menjadi patri di otak yg entah kapan harus terealisasikan..memang terkesan egois dan memaksakan jika 2 unsur tadi tidak menompangnya..

Apakah itu butuh pendamping?? Yahh..selain teman.perjalanan akan lebih berasa bila ada seorang pendamping terlebih itu adalah pasangan sendiri..agar lebih mendidik.mengasah,dan menguji nyali..lebih jauh mengenali karakter,sikap dan sifat kita..agar dia tau apa yg saya berikan untuk dia bukan kemewahan materi..dan ini lah saya yg hanya ingin mengajaknya melihat indahnya INDONESIA..

bukan untuk saat ini
Tapi saatnya nanti ,Setiap jejak kaki ku kau injak di belakangku '

Pasti..

Minggu, 15 Februari 2015

Barisan nisan

Barisan Nisan
matahari terlalu pagi mengkhianati
pena terlalu cepat terbakar
kemungkinan terbesar sekarang adalah
memperbesar kemungkinan
pada ruang ketidak-mungkinan
sehingga setiap orang yang kami temui tak
menemukan lagi satu pun
sudut kemungkinan untuk berkata “Tidak mungkin”
tanpa darah mereka mengering
sebelum mata pena berkarat menolak kembali
terisi
sebelum semua paru disesaki tragedi
dan pengulangan menemukan maknanya sendiri
dalam pasar dan semerbak deodorant
atau mungkin dalam limbah dan kotoran
atau mungkin dalam seragam sederetan nisan
atau mungkin dalam pembebasan ala monitor 14
inci
yang menawarkan hasrat pembangkangan ala
Levi’s dan Nokia
atau dalam 666 halaman hikayat para bigot dan
despot
yang menari ketika jelaga zarkot berangsur
menjadi kepulan hitam
berselubung Michael Jordan di pojokan pabrik-
pabrik ma’lun para
produsen kerak neraka berlapis statistik
pembenaran teatrikal super-mall
opera sabun panitia penyusun undang-undang
pemilu
yang mencoba membanyol tentang kekonyolan
demokrasi
yang rapi berdasi menopengi mutilasi pembebasan
dengan sengkarut argumen basi
tentang bagaimana menyamankan posisi
pembiasaan diri di hadapan seonggok tinja
para sosok pembaharu dunia bernama PASAR
BEBAS dan perdagangan yang adil
untuk kemudian memperlakukan hidup seperti
AKABRI dan dikebiri matahari
terlalu pagi mengkhianati
dan heroisme berganti nama menjadi C-4, Sukhoi
dan fiksi berpagar konstitusi
menjenguk setiap pesakitan dengan upeti bunga
pusara dari makam pahlawan tetangga
bernama Arjuna dan Manusia Laba-laba
pahlawan dari Cobain hingga Visius
dari berhala hingga anonimous bernama Burung
Garuda Pancasila
yang menampakkan diri pada hari setiap situs
menjadi sepejal bebatuan yang melayang
pada poros yang sejajar dengan tameng dan
pelindung wajah para penjaga makam Firaun
berkhakis
yang muncul 24 jam matahari dan gulita bertukar
posisi setiap pojokan
bahkan di kakus umum dan selokan mencari target
konsumen dan homogenisasi kelayakan
maka setiap angka menjadi maka dan makna
ketika kita disuguhi setiap statistik dan moncong
senjata dengan ribuan unit SSK
untuk menjaga stabilitas bagi mereka yang akan
dinetralisir karena menolak membuang buku
Panton sebagai panduan kebenaran
sejak hitam dan putih hanya berlaku di hadapan
mata sinar xerox
menolak terasuki setan dan tuhan yang mewujud
dalam ocehan pencerahan kanon-kanon
degungan Big Mac dan es krim cone yang berseru,
“Beli! Beli! Beli! Konsumsi, konsumsi kami
sehingga kalian dapat berpartisipasi dalam usaha
para anak negeri yang berjibaku untuk naik haji!”
oh… betapa menariknya dunia yang sudah pasti
menjamin semua nyawa dan pluralitas dengan
lembaran kontrak asuransi
dengan janji pahala bertubi
dengan janji akumulasi nilai lebih, bursa saham
dan dengan semantik-semantik kekuasaan yang
hanya berarti dalam kala
ketika periode berkala para representatif di gedung
parlemen memulai tawar-menawar jatah kursi
dan kekuatan hanya berlaku paska konsumsi
cairan suplemen, tonik dan para biggot bertemu
kawanan
dan cinta hanya akan berlabuh setelah melewati
sederatan birokrasi ideologi berwarna merah, hijau,
hitam, kuning, biru, merah, putih dan biru
dan merah
dan putih
Oh betapa indahnya dunia yang berkalang fajar
poin-poin NAFTA
sehingga pion-pion negara yang berkubang di
belakang pembenaran stabilisasi nasional
menemukan pembenaran evolusi mereka dengan
berpetakan saluran-saluran pencerahan
para rock-stars yang lelah berkeluh-kesah
kala peluh mengering kasat di hadapan pasanggiri
lalat telat pasar
dan kilauan refleksi etalase dan display berhala-
berhala
berskala lebih taghut dari ampas neraka diantara
robekan surat rekomendasi negara donor
perancang undang-undang dan fakta-fakta anti-
teror
para arsitek bahasa penaklukan para pengagung
kebebasan
kebebasan yang hanya berlaku di hadapan layar
flatron kemajemukan ponsel demokrasi kotak suara
dan pluralisme gedung rubuh
Oh betapa agungnya dunia di hadapan barisan
nisan yang dikebiri matahari
dan terlalu pagi mengkhianati
Maka jangan izinkan aku untuk mati terlalu dini
wahai rotasi CD dan seperangkat boombox ringkih
jangan izinkan aku mendisiplinkan diri ke dalam
barisan
wahai bentangan seluloid dan narasi
dan demi perpanjangan tangan remah di mulutmu
anakku,
jangan izinkan aku terlelap menjagai setiap sisa
pembuluh hasrat yang kumiliki hari ini
demi setiap huruf pada setiap fabel yang
kututurkan padamu sebelum tidur, Zahraku,
mentariku!
Jangan sedetik pun izinkan aku berhenti
menziarahi setiap makam tanpa pedang-pedang
kalam terhunus
lelap tertidur tanpa satu mata membuta tanpa pagi
berhenti mensponsori keinginan berbisa
tanpa di lengan kanan-kiriku adalah matahari dan
rembulan
bintang dan sabit
palu dan arit
bumi dan langit
lautan dan parit
dan sayap dan rakit
sehingga seluruh paruku sesak merakit setiap
pasak-pasak kemungkinan terbesar
memperbesar setiap kemungkinan pada ruang
ketidak-mungkinan
sehingga setiap orang yang kami temui tak
menemukan lagi satu pun sudut kemungkinan
untuk berkata, “Tidak mungkin”
tanpa darah mereka mengering
sebelum mata pena berkarat dan menolak kembali
terisi
Matahari tak mungkin lagi mengebiri pagi untuk
mengkhianati..