Selasa, 24 Februari 2015

Native indonesia

Pulau Enggano mungkin akan
terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia.
maklum saja, Pulau yang merupakan salah satu
kekayaan bumi nusantara ini memang merupakan
pulau terluar di Indonesia yang terletak di Samudra
Hinda atau belahan barat pulau Sumatera.
Selain menyimpan pesona alam yang masih alami,
Pulau Enggano juga banyak menyimpan kekayaan
budaya Indonesia yakni melalui Suku Enggano.
Tidak banyak memang yang mengetahui bahwa di
Pulau Enggano terdapat penduduk asli yakni suku
Enggano.
Suku Enggano memang jarang terekspose oleh
media mengingat keberadaan Pulau Enggano
sendiri yang memang cukup jauh. Namun
berdasarkan penelitian Pieters J Ter Keurs dari
Museum Nasional Ethnologi Belanda, Suku
Enggano pertama kali dilihat oleh awwak kapal dari
Portugis yang kapalnya mendarat di pulau tersebut
pada awal tahun 1500-an. Meskipun asal-usul
suku Enggano belum diketahui secara pasti,
namun masyarakat setempat mmemiliki cerita
tersendiri tentang adanya suku Enggano. Menurut
leluhur setempat, suku Enggano berawal dari kisah
hidup dua pasangan manusia bernama Kimanipe
dan Manipah yang merupakan manusia pertama di
pulau tersebut. Kisah mereka pun mirip layaknya
kisah pasangan manusia pertama Adam dan Hawa.
Kaminape dan Manipah pada awalnya adalah
penumpang yang terdampar dari musibah di kapal
layar mereka. kapal tersebut terkena wabah
penyakit sehingga banyak yang meninggal dan
hanya menyisakan mereka. Pasca peristiwa
tersebut pun, mereka melanjutkan hidupnya di
Pulau Enggano dan memiliki beberapa keturunan.
Dari hasil hubungan merekalah muncul beberapa
suku yang akhirnya menghuni Pulau Enggano
yakni Kaitora, Kauno, Kaharuba, Kaahua, dan
Kaarubi. Masing-masing suku dipimpin oleh ketua
suku dan kemudia membentuk lembaga adat
dengan nama ‘Kaha Yamu’y’ . Untuk berjalannya
lembaga ini, dipilihlah seorang ketua yang disebut
dengan Pa’buki.
Suku Enggano menganut sistem matrilineal dengan
perempuan sebagai pewaris suku. Warisan
biasanya berupa barang tidak bergerak seperti
tanah yang juga diwariskan kepada anak
perempuan. Sedangkan kaum laki-laki hanya
menerima peralatan pertanian dan senjata tajam.
Meskipun menganut sistem matrilineal, kepala
suku tetaplah kaum laki-laki.
Dahulu karena seringnya terjadi perang antar suku,
rumah tinggal Suku Enggano berada di puncak
bukit dengan tujuan agar mudah saat mengintai
musuh. Rumahnya pun unik karena berbentuk
heksagon dan bertingkat da bernama yubuaho.
Saat ini, masyarakat suku Enggano sudah cukup
berubah. Tidak sedikit dari mereka yang
bermigrasi ke Pulau Jawa atau Sumatera. Namun
masih banyak juga yang tetap menjaga nilai-nilai
dan norma sosial masyarakat setempat.
Peperangan pun sudah tidak terjadi seiring dengan
cara musyawarah yang kerap dilakukan setiap
adanya konflik.
Suku Enggano merupakan salah satu kekayaan
kebudayaan Indonesia. Bukan hanya menyimpan
kekayaan seni budaya serta pemandangan dan
pesona alam yang luar biasa. Masyarakat Enggano
merupakan masyarakat yang penuh dengan nilai
luhur dan kearifan lokal yang tetap terus dipegang
sering dengan perubahan zaman.

#dari berbagai sumber

Kamis, 19 Februari 2015

Untuk kamu pendampingku

' Menatap jalan setapak
Bertanya-tanya sampai kapankah berakhir
Mereguk nikmat coklat susu
Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta'

Yapp..tidak asing lagi sebait lyric lagu di atas bagi para pendaki bahkan sudah jadi lagu wajib mereka yang merasa seorang pendaki..(y)
Okeh disini saya bukan mau menjelaskan trik,atau tips cara mendaki atau cara mengatasi situasi hypotermia,cara membuat bivak saat survive..atau cara jadi leader yg hebat..( karena saya pribadi bukan pendaki )

Ini lebih ke curhat pribadi tentang ke egoisan saya,lebih ke selera saat menentukan keinginan yg kadang tak sesuai dengan keadaan..setumpuk argumen dalam sebuah rencana yg keluar dari buah khayalan dan pemikiran..yang hanya dapat terealisasikan saat 2 unsur ada dalam 1 tempat..unsur materi dan waktu..yg memang sudah menjadi alasan klasik penjegal dari sebuah keinginan.

Mendatangi sebuah tempat yg baru,
Menyebrangi satu pulau ke pulau lain,mendatangi suku suku terdalam,mengenal adat budaya setempat.keluar masuk rimba.mengikuti deras nya aliran sungai,memeluk curamnya tebing dan saat awan berada di bawah telapak kaki di saat berada di puncak tertinggi atau bahkan bermain dengan hiu menyelam di palung terdalam..yahh..sedikit khayalan liar saya yg sudah menjadi patri di otak yg entah kapan harus terealisasikan..memang terkesan egois dan memaksakan jika 2 unsur tadi tidak menompangnya..

Apakah itu butuh pendamping?? Yahh..selain teman.perjalanan akan lebih berasa bila ada seorang pendamping terlebih itu adalah pasangan sendiri..agar lebih mendidik.mengasah,dan menguji nyali..lebih jauh mengenali karakter,sikap dan sifat kita..agar dia tau apa yg saya berikan untuk dia bukan kemewahan materi..dan ini lah saya yg hanya ingin mengajaknya melihat indahnya INDONESIA..

bukan untuk saat ini
Tapi saatnya nanti ,Setiap jejak kaki ku kau injak di belakangku '

Pasti..

Minggu, 15 Februari 2015

Barisan nisan

Barisan Nisan
matahari terlalu pagi mengkhianati
pena terlalu cepat terbakar
kemungkinan terbesar sekarang adalah
memperbesar kemungkinan
pada ruang ketidak-mungkinan
sehingga setiap orang yang kami temui tak
menemukan lagi satu pun
sudut kemungkinan untuk berkata “Tidak mungkin”
tanpa darah mereka mengering
sebelum mata pena berkarat menolak kembali
terisi
sebelum semua paru disesaki tragedi
dan pengulangan menemukan maknanya sendiri
dalam pasar dan semerbak deodorant
atau mungkin dalam limbah dan kotoran
atau mungkin dalam seragam sederetan nisan
atau mungkin dalam pembebasan ala monitor 14
inci
yang menawarkan hasrat pembangkangan ala
Levi’s dan Nokia
atau dalam 666 halaman hikayat para bigot dan
despot
yang menari ketika jelaga zarkot berangsur
menjadi kepulan hitam
berselubung Michael Jordan di pojokan pabrik-
pabrik ma’lun para
produsen kerak neraka berlapis statistik
pembenaran teatrikal super-mall
opera sabun panitia penyusun undang-undang
pemilu
yang mencoba membanyol tentang kekonyolan
demokrasi
yang rapi berdasi menopengi mutilasi pembebasan
dengan sengkarut argumen basi
tentang bagaimana menyamankan posisi
pembiasaan diri di hadapan seonggok tinja
para sosok pembaharu dunia bernama PASAR
BEBAS dan perdagangan yang adil
untuk kemudian memperlakukan hidup seperti
AKABRI dan dikebiri matahari
terlalu pagi mengkhianati
dan heroisme berganti nama menjadi C-4, Sukhoi
dan fiksi berpagar konstitusi
menjenguk setiap pesakitan dengan upeti bunga
pusara dari makam pahlawan tetangga
bernama Arjuna dan Manusia Laba-laba
pahlawan dari Cobain hingga Visius
dari berhala hingga anonimous bernama Burung
Garuda Pancasila
yang menampakkan diri pada hari setiap situs
menjadi sepejal bebatuan yang melayang
pada poros yang sejajar dengan tameng dan
pelindung wajah para penjaga makam Firaun
berkhakis
yang muncul 24 jam matahari dan gulita bertukar
posisi setiap pojokan
bahkan di kakus umum dan selokan mencari target
konsumen dan homogenisasi kelayakan
maka setiap angka menjadi maka dan makna
ketika kita disuguhi setiap statistik dan moncong
senjata dengan ribuan unit SSK
untuk menjaga stabilitas bagi mereka yang akan
dinetralisir karena menolak membuang buku
Panton sebagai panduan kebenaran
sejak hitam dan putih hanya berlaku di hadapan
mata sinar xerox
menolak terasuki setan dan tuhan yang mewujud
dalam ocehan pencerahan kanon-kanon
degungan Big Mac dan es krim cone yang berseru,
“Beli! Beli! Beli! Konsumsi, konsumsi kami
sehingga kalian dapat berpartisipasi dalam usaha
para anak negeri yang berjibaku untuk naik haji!”
oh… betapa menariknya dunia yang sudah pasti
menjamin semua nyawa dan pluralitas dengan
lembaran kontrak asuransi
dengan janji pahala bertubi
dengan janji akumulasi nilai lebih, bursa saham
dan dengan semantik-semantik kekuasaan yang
hanya berarti dalam kala
ketika periode berkala para representatif di gedung
parlemen memulai tawar-menawar jatah kursi
dan kekuatan hanya berlaku paska konsumsi
cairan suplemen, tonik dan para biggot bertemu
kawanan
dan cinta hanya akan berlabuh setelah melewati
sederatan birokrasi ideologi berwarna merah, hijau,
hitam, kuning, biru, merah, putih dan biru
dan merah
dan putih
Oh betapa indahnya dunia yang berkalang fajar
poin-poin NAFTA
sehingga pion-pion negara yang berkubang di
belakang pembenaran stabilisasi nasional
menemukan pembenaran evolusi mereka dengan
berpetakan saluran-saluran pencerahan
para rock-stars yang lelah berkeluh-kesah
kala peluh mengering kasat di hadapan pasanggiri
lalat telat pasar
dan kilauan refleksi etalase dan display berhala-
berhala
berskala lebih taghut dari ampas neraka diantara
robekan surat rekomendasi negara donor
perancang undang-undang dan fakta-fakta anti-
teror
para arsitek bahasa penaklukan para pengagung
kebebasan
kebebasan yang hanya berlaku di hadapan layar
flatron kemajemukan ponsel demokrasi kotak suara
dan pluralisme gedung rubuh
Oh betapa agungnya dunia di hadapan barisan
nisan yang dikebiri matahari
dan terlalu pagi mengkhianati
Maka jangan izinkan aku untuk mati terlalu dini
wahai rotasi CD dan seperangkat boombox ringkih
jangan izinkan aku mendisiplinkan diri ke dalam
barisan
wahai bentangan seluloid dan narasi
dan demi perpanjangan tangan remah di mulutmu
anakku,
jangan izinkan aku terlelap menjagai setiap sisa
pembuluh hasrat yang kumiliki hari ini
demi setiap huruf pada setiap fabel yang
kututurkan padamu sebelum tidur, Zahraku,
mentariku!
Jangan sedetik pun izinkan aku berhenti
menziarahi setiap makam tanpa pedang-pedang
kalam terhunus
lelap tertidur tanpa satu mata membuta tanpa pagi
berhenti mensponsori keinginan berbisa
tanpa di lengan kanan-kiriku adalah matahari dan
rembulan
bintang dan sabit
palu dan arit
bumi dan langit
lautan dan parit
dan sayap dan rakit
sehingga seluruh paruku sesak merakit setiap
pasak-pasak kemungkinan terbesar
memperbesar setiap kemungkinan pada ruang
ketidak-mungkinan
sehingga setiap orang yang kami temui tak
menemukan lagi satu pun sudut kemungkinan
untuk berkata, “Tidak mungkin”
tanpa darah mereka mengering
sebelum mata pena berkarat dan menolak kembali
terisi
Matahari tak mungkin lagi mengebiri pagi untuk
mengkhianati..

Jumat, 06 Februari 2015

HUJAN

Tak ada waktu tuk menjelaskan
Tak sangka ini kan datang
Tiap liku berbagi hidup
Sejenak melepas lelah
Kau tinggalkan diriku
Waktu hujan turun
Di sudut gelap mataku
Begitu derasnya
Kan ku coba bertahan

   Ingat kembali yang terjadi
Tiap langkah yang kita pilih
Meski terkadang perih
Harapan untuk yang terbaik
Sekeras karang kita coba
Tetap kau tinggal diriku
Waktu hujan turun
Di sudut gelap mataku
Begitu derasnya
Kan ku coba bertahan
Waktu hujan turun
Di sudut gelap mataku
Begitu derasnya
Kan ku coba bertahan

  Tak akan ku halangi
Walau ku tak ingin kau pergi
Kan ku bangun rumah ini
Walau tanpa dirimu
Walau tanpa dirimu
Waktu hujan turun
Di sudut gelap mataku
Begitu derasnya
Kan ku coba bertahan
Waktu hujan turun
Di sudut gelap mataku
Begitu derasnya
Kan ku coba bertahan
Bertahan. .

'Untukmu perempuan.

Jaga Kehormatan & Raihlah kemuliaan
(Untukmu perempuan)

Laki laki tercipta dengan fitrah mengembara,takkan
bisa tertambat hatinya tanpa menikah karena
ALLAH.apakah kalian mau hanya menjadi tempat
singgah..???
Mau tau apa yg terjadi pada tempat singgah..??
Laki laki hanya mampir makan,mampir buang
hajat,tidur lalu pergi
Tinggal pilih yg mana? Jadi tempat singgah atau
jadi tempat terakhir rumah pemberhentian.hmm......
jangan mau ah jadi tempat singgah,jangan mau
jadi tempat mampir.Maunya kita lebih berharga
dari itu..but .." Your life is your choice.. " :) jika kalian nyaman dengan posisi itu tak ada yg melarang kamu sampai kapan pun itu. Sampai kamu temui satu titik..yaitu Titik Jenuh^^
Teringat sebuah liryc sebuah lagu :

     ' Jangan mengejarnya
Jangan mencarinya
Dia yang 'kan menemukanmu
Kau mekar di hatinya
Di hari yang tepat
Jangan mengejarku
Dan jangan mencariku
Aku yang 'kan menemukanmu
Kau mekar di hatiku
Di hari yang tepat
Chorus:
Tidaklah mawar hampiri kumbang
Bukanlah cinta bila kau kejar
Tenanglah tenang
Dia 'kan datang
Dan memungutmu ke hatinya yang terdalam
Bahkan dia takkan bertahan tanpamu
Cukupkan(?) harimu
Jangan pikirkanku
Hadirnya 'kan menuntunku
Pulang kepadamu
Di hari yang tepat
Chorus:
Tidaklah mawar hampiri kumbang
Bukanlah cinta bila kau kejar
Tenanglah tenang
Aku 'kan datang
Dan memungutmu ke hatiku yang terdalam
Bahkan ku takkan bertahan tanpamu
Aku yang 'kan datang. 

Yahhh..sedikit tema diatas liryc tadi menggambarkan fitrahnya perempuan. .

Bersabarlah untukmu perempuan
Laki laki selalu memuliakan mu..
Tunggulah dia akan menjemputmu..
Adakala nya kita lelah..dan merasa terjatuh dalam hidup berada di satu titik terendah..saat terperangkap dalam satu titik jenuh ..kembalilah kepada ALLAH tempat teduh tempat di mana semua berakhir.

ﻻ ﺣﻮﻝ ﻭﻻ ﻗﻮﺓ ﺇﻻ ﺑﺎﻟﻠﻪ

'Tidak ada kekuatan selain ALLAH'

Selasa, 03 Februari 2015

TIPS MENUNGGU DAN MENJEMPUT HADIRNYA JODOH

Asalamualaikum wr.wb  ' jangan lewatkan untuk membacanya lalu amiiinkan y. 

1) jangan fokus pada siapa yang harus di pilih.tapi fokus pada perbaikan diri yg lebih baik agar pantas mendapatkan jodoh yang baik
2) jangan menginginkan seseorang seperti apa yang kita harapkan. Tapi bagaimana kita membiasakan diri menjadi apa yang di harapkan
3) Berusaha memposisikan diri untuk siap Lahir bathin serta berani menghadapi pernikahan kapanpun jika sewaktu waktu jodoh telah hadir
4) Berusaha untuk tidak patah semangat dan trauma terhadap masalalu yg kurang menyenangkan.bukankah lembaran baru yang lebih baik di mulai hari ini dan hari hari selanjutnya.
5) Menjalin hubungan persahabatan dan persaudaraan untuk sebanyak banyaknya.akan lebih baik jika bergaul dengan sahabat yang baik.siapa tau jodoh kita ada diantara mereka.
6) jangan terburu buru menilai atau menyimpulkan kepada seseorang itu tidak layak untuk kita.karena sejatinya jodoh itu akan hadir atas ridha allah..sedangkan kewajiban kita hanya berikhtiar.
7) Jangan terlalu mengkhawatirkan usia.di usia berapapun menikah tetap baik jika kita mampu mempertanggungjawabkan pernikahan di hadapan allah.keluarga besar dan masyarakat
8) Teruslah berikhtiar dan berdoa.karena doa bisa merubah yang tidak mungkin menjadi mungkin sesuai kehendak-NYA

YA ALLAH. .
Dekatkan lah jodoh orang yg membaca artikel ini.
Tentramkanlah hatinya
Lapangkanlah dadanya
Bahagiakanlah hidupnya
Luaskan kan rezeki nya
Permudahkanlah segala urusan nya
Kabulkanlah cita cita nya
Jauhkan dari segala musibah.jauhkan dari segala penyakit.fitnah ,prasangka keji berkata kasar serta kemungkaran

Amin allahuma amiin ..


Bintang hidupku

Aku slalu bernyanyi
Lagu yang engkau ciptakan
Kau nyanyikan
Dan aku slalu ikuti
Semua cerita tentangmu
Hari-harimu
Kau... Jadi inspirasiku
Smangat hidup
Dikala aku sedih
Dikala aku senang
Disaat sendiri dan kesepian
Kau bintang di hatiku
Apapun yang kau lakukan
Baik dan buruk bagiku
Tetap indah
Tak satupun alasan
Untuk melupakanmu
Meninggalkanmu
Aku slalu
Berdiri mendukungmu
Dikala engkau terbang
Dikala engkau jatuh
Sampai mati
Ku kan tetap setia
Aku slalu
Berdiri di blakangmu
Di kala kau dipuja
Di kala kau dihina
Sampai mati
Ku kan tetap membela
Kau tetap bintangku
Kau superstarku. .