Selasa, 25 November 2014

Hanya sebuah lirik . .

Seperti kebiasan setiap malam saat semua sudah ,pergi entah tidur,ato pulang,suasana yg sangat nyaman untuk mengeluarkan semua imajinasi,utopia di dalam kepala..secangkir kopi pun  menjadi korban alasan kenapa harus menjadi teman yg setia di setiap suasana..suasana yg sejuk tepat di puncak malam dan pergantian tanggal..meninggikan bisikan bisikan di hati yg langsung memerintahkan ke otak..
Udara malam yang sejuk ini tak sengaja ku hela,sedikit melegakan dada yg sempat sesak sejenak..masuk di sela sela jendela dan tralis,yg sudah dari tadi tertutup..rupanya hujan sepanjang sore tadi menjadi sahabat dengan udara saat ini..
'Desss,,nyala api dari korek gas,hanya sebentar menerangi ruangan yg sengaja di gelapkan ini,,sedikit menerangi wajah yg terpantul dari kaca yg ada tepat di depan,,dan bakaran rokok pertama mengajak untuk memulai berbicara. .
Sejenak terdiam,hati bertanya pada fikiran apa yg harus di ceritakan malam ini ?? Sayup terdengar sebuah lagu yg sejak tadi ku putar,,dan ku raih ipood ,didekat kan,dan sedikit volume di besarkan,,yahh,,sebuah lagu ini ,menyeret kembali kenangan dan ingatan ke beberapa tahun silam..dan saat ini sebuah lagu ini akan menjadi korban ,korban bedah yg memang saya bukan ahli bedah lagu,,tapi ini yg harus dan menjadi teman bicara saat ini..
Sebuah band yg sayang karyanya sekarang sudah tidak bisa di temukan lagi..oke,,saya mulai..

'
Terkutuklah Engkau bila Kau mendambakan diriku

Membusuklah Engkau bila Kau tetap menginginkan diriku

Kontan lagu ini menjadi lagu nomor satu yang kutunggu-tunggu selama tahun 2001. Aku sangat suka dengan musik yang hidup atau lirik lagu yang unik. Dan menurutku lagu ini memenuhi kriteria dua-duanya. Jenis musik rock yang tidak pedas seperti Between Angels and Insect-nya Papa Roach melainkan kelam seperti Falling Away from Me-nya Korn namun lebih kalem. Aku setuju bila nilai lagu ini setara dengan Milk It-nya Nirvana dengan aransemen dan liriknya yang unik.

Jelas lirik dan aransemen musiknya tidak biasa karena nama band mereka juga unik. Nama band ini menggunakan bahasa latin dan digawangi tiga personel, Olly, Ivan, dan Ambonk. Dan rupanya penggemar mereka cukup banyak dan berharap band ini kembali muncul dan menelorkan lagu-lagu dengan lirik mereka yang unik.

Kembali ke lirik “Senandungku”,awalnya aku beranggapan lagu ini menceritakan sosok pria yang angkuh terhadap gadis-gadis yang memuja dirinya. Bisa jadi benar, karena ada tipe pria atau wanita tertentu yang terobsesi dengan sosok yang dicintainya hingga ia hidup menderita. Namun, setelah kucermati lirik lagunya secara utuh dari baris pertama hingga pamungkas, nampak bahwa sosok pria dalam lagu ini adalah sosok yang rapuh dan tidak percaya diri.

Menurutku, tokoh pria di sini menyukai tokoh gadis, bahkan bisa dibilang ia jatuh cinta pada gadis ini. Dan si gadis juga menyukai pria yang digambarkan memiliki cacat fisik ini dengan tulus, bahkan berani memperjuangkan cintanya. Sayangnya, si pria merasa hubungan mereka akan sia-sia bila dilanjutkan, entah karena tidak percaya diri atau karena sebab lain, sehingga ia mengkhianati hatinya (baris terakhir) dan berupaya membuat gadis menderita dan membenci dirinya agar mau melepaskannya. Mirip dengan kisah romantika awal Izaku dan Noriko dan Kisah Legenda Pelangi. Lagu yang sebetulnya sedih, namun dibungkus seolah-olah menjadi lagu yang angkuh dan sinis oleh pilihan kata-kata dalam liriknya.

Selain kekuatan liriknya, lagu ini kuat oleh aransemen dan emosi vokalisnya. Musik pada awal-awal lagu nampak mengambang dan artikulasi vokalisnya kurang jelas (perlu telinga tajam dankonsentrasi untuk menangkap kata-kata) mirip dengan Kosong-nya Pure Saturday, tapi di bagian reff menghentak dan emosi vokalisnya semakin terakselerasi pada bait terakhir yang seolah menyimpulkan isi lagu ini. Kerja yang brilian.

Lirik lagu selengkapnya:

Terus menerus terlintas saat pertama kau menatapku

Masih merona wajah ini memuji kau buatku memerah

Kental darahku pun menggumpal lunak lidahku mengeras

Nafasku tercekik saat halusnya jemarimu menyentuh cacat tubuhku

Reff: Terkutuklah engkau bila kau mendambakan diriku

Membusuklah engkau bila kau tetap menginginkan diriku

Tak kan habis nada ini kusenandungkan

Tuk memuja dirimu yang dianugrahi keindahan yang sempurna

Dan tak kan pernah cukup tinta ini kugoreskan

Tuk kugambarkan besarnya hati yang kan kupersembahkan pada dirimu

Pasti ku kan temukan cara tuk membuat dirimu menderita

Pasti kau kan penuh siksa dengan benci yang selalu kupelihara

Hati ku tak kan pernah berhenti tuk menghianati diriku. .

Yahhh...seperti itu kira kiranya 'ini hanya sebua lirik ' uytt ytpo

Jumat, 14 November 2014

'Setiap jejak kaki mu ku injak di belakangmu..

'Matahari ini terlalu silau,untuk di halangi  daun jendela kamarku,,masuk di celah celahnya,hingga tembus.tepat di mata ku yg masih terpejam..tubuh yg enggan bangkit semakin kuat dan terasa hangat ketika sepauruh tubuh ku,di belai sinar matahari pagi ini,, sisa sisa peluh terkikis,lelah berganti,apa mungkin karena aku tertidur pulas semalam,..
Akhh,,suara alami yg memang gk asing di telinga menyapaku,tiap pagii,,bising kendaran ,suara kesibukan mulai terdengar jelas,,menandakan start,,peluit rutinitas memanggil. .
Sebagai seorang perempuan,aku memang terlambat bangun untuk pagi ini,,masih lemas duduk di tepi ranjang,dengan mecoba merapihkan,dan mengikat rambut qu yg memang panjang,sebatas punggung,,melihat lihat di sekitar  ruangan kmar tidur ku,,mataku tertuju langsung pada telepon genggam yg sudah lepas dari charger yang tertindih di samping bantalku,ku ambil dan ku buka ternyata ada 2 pesan masuk,dan salah satu nya pesan dari seorang teman laki laki qu ,yg memang dia paling rajin kirim pesan..maupun ucapan ato skedar perhatian kecil.. ' sayang hari ini kita jadi berangkat ke semeru,tunggu di rumah y,nanti mas jemput ,sekitar jam 9 an ' begitu isi pesan nya,,sebut saja nama nya ady..,,dan aku langsung sontak kaget karena jam udh menunjukan setengah jam lagi jam yg mas ady janjikan..
Meskipun telat 15 menit ,akhirnya aku keluar  kamar,dengan kondisi yg lebih segar,karena mandi pagi ini sedikit lama( maklum perempuan) dan di lihat nya di ruang tamu, mas ady dengan wajahnya yg seedikit kesal karena menunggu,tersenyum paksa,karena sudah melihat penampakn ku yg pagi ini memang terlihat cantik..hihihi.. tanpa sarapan pagi ini,aku pamit sama ibu,,klw hari ini aku mau berangkat ke semeru. . Dengan doa tulus seorang ibu,akhirnya aku melangkah mulai meninggalkan halaman rumah,,fix hari itu 13 juni 2013 sejarah buat aku,karena hari itu untuk pertama kalinya mencoba semeru.  .

Laju roda mengantarkan aku ,menyelinap menembus padatnya aktifitas jalan raya rutinitas setiap pagi meskipun hari libur tetap tidak merubah suasana jalan raya. Yahh..ini lah surabaya kota terbesar ke dua setelah ibu kota jakarta..kota kelahiranku .aku lahir tumbuh dan berkembang dengan warna warni di dalamnya..tiba tiba..suara rem melengkik..membuyarkan lamunanku.. Aku kaget ! Dan reflex ' lapo si mas..!! Bentak ku..'lho ada yang tertinggal barangku,belum di packing ke cariel.. Jawab dia..sambil menepikan kendaraan..
Dan setelah bincang bincang ,akhirnya kita memutuskan untuk mengantarkan dulu aku ke tempat yg sudah di janjikan,karena melihat sudah dalam setengah perjalanan antara rumah dan stasiun..
             Waiting for next read//eskrimcokelat.blogspot.com

Selasa, 07 Oktober 2014

Hanya tuhan yang tahu ( kenapa)

Hmmm… Barangkali benar, manusia sudah berada pada level yang jauh lebih buruk dari makna keburukan itu sendiri. Atau jangan-jangan, kita sudah tak mengerti batas antara kebaikan dan keburukan lantas melakukan apa saja hal-hal yang “melampaui batas”. Jauh sebelum hari ini, kita begitu kaget mendengar kabar seorang ayah yang membunuh anaknya sendiri. Tapi hari ini, kabar itu menjadi teman makan siang kita. Jauh sebelum hari ini, kita begitu bergidik melihat perselingkuhan seorang anak gadis dengan ayahnya sendiri, seorang ibu dengan anak lelakinya sendiri. Kini, semua itu biasa saja kita dengar. Oh, ada apa dengan kemanusiaan kita? Jauh sebelum hari ini, penguasa lalim, hakim yang berkhianat, pejabat yang bangsat, agamawan yang penipu, hanyalah bagian dari cerita dongeng yang membuat kita membenci mereka setengah mati. Kini, setiap hari kita bersitatap dengan mereka. Berbincang dengan mereka. Dan merasa biasa-biasa saja. Oh, ada apa dengan kemanusiaan kita?

“Bawakan gitar. Aku ingin bernyanyi.” kata setan menarikku dari lamunan.

***

I’ve been sittin’ here Tryin’ to find myself I get behind myself I need to rewind myself Lookin’ for the payback Listen for the playback They say that every man Bleeds just like me

And I feel like number one Yet I’m last in line I watch my youngest son And its help to pass the time I take to my pills Its helps to ease the pain I made a couple of dollar Bills still I feel the same

Ya, saya mengenal lagu itu. Only God Knows Why dari Kid Rock dalam album Devil Without a Cause. Lagu favoritku. Sejujurnya, ini agak aneh. Lagu itu biasanya dinyanyikan saa sedang sangat sedih. Saat sedang menyesali diri sendiri. Apakah kabar-kabar buruk yang berseliweran belakangan ini membuatnya benar-benar sedih dan gundah? Ya, ya, bisa saja. Saya juga terlampau sedih dan gundah mendengarnya.

Bahkan di saat-saat yang terburuk, seseorang yang ku tuduh Si Tuan Keburukan ini, tak melakukan hal-hal yang terlalu buruk—ia tak memutuskan bunuh diri atau membunuh anaknya sendiri, bukan? Ia tak “menatap keluar” sebagai musabab kesalahan. Ia menatap dirinya sendiri dan mencoba memperbaiki semuanya. Ia tak menyerah dan takluk, ia mencoba untuk terus menerus bangkit, bersabar, dan bertahan—tiga sifat yang kita curigai tak pernah dimiliki setan atau orang.
Dia berhenti sejenak. Ia lupa meneruskan pada kunci apa kord-nya harus dilanjutkan. Saya tak berani menyela. Ia sedang serius. Tak lama kemudian ia bernyanyi lagi.

Everybody knows my name They say it way out loud A lot of folks f**k with me It’s hard to hang out in crowds I guess that’s the price you pay To be some big shot like I am Outstretched hands and one night stands Still I can’t find love

And when your walls come tumbling down I always be around And when your walls come tumbling down I always be around

People don’t know bout the things I say and I do They don’t understand about The shit I’ve been trough It’s been so long since I’ve been home I’ve been gone I’ve been gone far way too long

Barangkali itulah salah satu alasan kenapa melakukan hampir segala hal dalam sembunyi, ia sendiri sebenarnya malu atas apa yang pernah ia perbuat di masa lalu. Tapi kita? Kita seperti tak pernah mengerti makna rasa malu—berkali-kali berbuat kesalahan, kejahatan, kebohongan, kenistaan, pengkhinatan, perselingkuhan pun kita tak pernah memilih untuk sembunyi. Kita selalu “terlihat”. Cuek saja di hadapan banyak orang. Dan tak jarang kita merasa bangga atas kejahatan yang kita perbuat. Oh, ada apa dengan kemanusiaan kita?

Suaranya tiba-tiba meninggi. Tapi terdengar kian serak dan bergetar.

Maybe I forgot all the things I’ve missed Oh somehow I know there’s more to life than this I said it too many times And I still stand firm You get what you put ini And people get what they deserve

Ya, ya, ya. Diri kita sepenuhnya ditentukan oleh apa yang kita perbuat, dan setiap orang ditentukan sepenuhnya oleh apa saja yang mereka lakukan dalam hidup yang mereka hidupi dan hidup yang ingin mereka hidup-hidupkan. Itu saja soalnya. Beranikah kita mengambil jarak dari kejahatan-kejahatan, kebohongan-kebohongan, kesalahan-kesalahan, dan mulai melakukan apa saja yang benar, apa saja yang jujur. Sama sekali tak ada alasan untuk berkubang dalam kesalahan-kesalahan yang bodoh, sama sekali tak ada alasan untuk menyerah dalam lingkaran kebohongan dan pengkhianatan, sama sekali tidak. Sebab kitalah yang menentukan hidup kita sendiri, kitalah penguasa atas jiwa kita sendiri. Panjatlah tebing itu, lompatilah, jemputlah masa depan baru yang setia dan berpihak pada keadilan, kejujuran, dan kebaikan.

Still I ain’t seen mine No I ain’t seen mine I’ve been giving just ain’t gettin’ I’ve been walking that there line So I think I’ll keep on walking With my head held high I’ll keep moving on and Only God knows why

Biarla dia menjalankan tugasnya. Biarkanlah ia terus menggoda kita. Tapi, biarkan sampai di situ saja. Jangan sampai kita kehilangan kemanusiaan kita. Manusialah yang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk memilih yang baik atau yang buruk, kebaikan atau kejahatan, kebohongan atau kejujuran, pengkhianatan atau kesetiaan. Setan bahkan malaikat tak punya pilihan-pilihan itu.

“Aku sudah tak memiliki kesempatan untuk menjadi baik.” Kata dia di sela-sela nyanyiannya. “Only God, only God knows why… Only God knows why… Tapi aku ingin memberikan kesempatan pada manusia untuk meraih kebaikan paling sempurna, yakni ketika mereka mampu melampaui godaan dan ajakanku, mengabaikannya, dan menjemput kebaikan-kebaikan, kebenaran-kebenaran yang memang seharusnya mereka pilih. Itulah tugasku, menjaga gawang keburukan. Itulah tugasku, only God knows why… Aku ditugaskan untuk menyempurnakan nilai kebaikan. Berseberangan dengan-Nya adalah suatu kehormatan bagiku. Sebab hanya dengan begitu yang baik akan semakin terang benderang dan jelas untuk kalian pilih. Sekarang, semua terserah kalian.”

Saya menarik napas panjang dan menghembuskannya pelan-pelan. Ada yang bergetar dalam dada. Memang benar sepertinya. Tak ada alasan lagi untuk menunda memosisikan diri sebagai tuan bagi diri kita sendiri. Kitalah yang memilih melakukan kebenaran atau kejahatan, bukan siapapun. Oh, sudah saatnya kita menemukan kembali kemanusiaan kita. Bila kejahatan-kejahatan dan keburukan-keburukan yang selama ini ada di sekeliling kita adalah hasil akumulasi dari kejahatan-kejahatan dan keburukan-keburukan pribadi, sudah saatnya kita mengubahnya. Mulailah memilih segala yang baik dan yang benar dari diri kita sendiri, biarkan semua itu terus-menerus terakumulasi; lalu lihat apa yang akan terjadi!

Dia sudah menghilang tiba-tiba dari hadapan saya. Diam-diam saya ingin melakukan kebaikan pertama malam ini dengan berkata tulus padanya, “Terima kasih, Tuan Setan.” Dan kebaikan kedua? Saya menuliskan “curhat” ini buat kalian—semoga benar-benar menjadi kebaikan.

Kau ingin berbuat baik hari ini? Kau sudah melakukannya dengan membaca “curhat” ini. Lakukanlah tugas berikutnya, re-post catatan ini di note Facebook-mu, di blog, milist, atau di mana saja. Lalu lihat apa yang akan terjadi!

Dan mungkin seperti ini arti lagu nya yang saya ambil dari blog sebelah :

Arti lirik lagu Only God Knows Why – Kid Rock

I've been sittin here Lumayan lama sudah ku duduk di sini Tryin to find myself mencoba menemukan kembali diriku
I get behind myself merunut yang terjadi I need to rewind myself mengulang semua yang sudah kulalui

Lookin for the payback mencari tumpukan dendam Listen for the playback menelusuri semua ingatan kekacauan They say that every man bleeds just like me semua berkata semua orang pernah terluka

And I feel like number one dan aku merasa seperti nomor satu Yet I'm last in line tapi aku ternyata aku yang paling akhir I watch my youngest son kulihat anak terkecilku And it helps to pass the time hmmm, cukup membantuku melupakan masa lalu

I take too many pills it helps to ease the pain ku minum terlalu banyak obat2an, untuk menghilangkan rasa sakit I made a couple of dollar bills, but still I feel the same kuhamburkan uang bersenang-senang, tapi tetap kurasakan hal yang sama

Everybody knows my name semua orang tahu siapa aku They say it way out loud mereka meneriakan namaku dengan lantang A lot of folks fuck with me banyak teman yang berbagi kesenangan denganku It's hard to hang out in crowds tapi kau tahu, sulit bertahan dalam keramaian

I guess that's the price you pay kurasa itulah harga yang kau bayar To be some big shot like I am untuk menjadi terkenal seperti aku Out strecthed hands and one night stands berpeluk-peluk dan bercinta gila-gila’an Still I can't find love tetap saja aku tidak temukan cinta

And when your walls come tumbling down dan ketika tembok bentengmu runtuh I will always be around aku akan tetap di sana

Yeah As it...hey

And when your walls come tumbling down I will always be around

People don't know about the things I say and do orang tidak tahu apa yang aku katakan dan lakukan They don't understand about the shit that I've been through mereka tidak mengerti semua yang telah aku lalui

It's been so long since I've been home terlalu lama kutinggalkan tempat yang kusebut rumah I've been gone, I've been gone for way too long aku pergi, pergi terlalu lama

Maybe I forgot all things I miss mungkin aku lupa semua hal yang telah aku lewatkan Oh somehow I know there's more to life than this tapi aku tahu ada yang lebih bermakna dari pada semua ini

I said it too many times kukatakan itu berkali-kali And I still stand firm dan aku tetap berdiri tegak You get what you put in kau dapatkan yang kau berikan And people get what they deserve dan orang-orang mendapatkan yang menjadi hak mereka

Still I ain't seen mine tapi aku belum lihat milikku No I ain't seen mine belum kulihat yang menjadi hak-ku I've been giving just ain't been getting’ sudah banyak yang aku beri tapi aku tidak mendapat apa-apa I've been walking that there line sudah kulakukan yang seharusnya So I think I'll keep on walking jadi kupikir aku akan terus maju With my head held high dengan kepala tegak I'll keep moving on and only God knows why aku akan terus maju, dan hanya Tuhan yang tahu mengapa

Only God Only God Only God knows why, why, why, why Only God...knows...why, why, why Only God knows why Take me to the river edge beri aku sedikit jeda kelegaan Take me to the river, hey hey heyah

Yahh..mungkin sepertii itu ? Meski sudah terpuruk-terluka-tertekuk-hancur-luluh, tapi tetap bisa maju terus, kalau ada yang bertanya mengapa maju terus, jawab saja, hanya Tuhan yang tahu, hehe

Senin, 29 September 2014

[KUJANG ROMPANG] Panceug dina galur

Manjing kana waktuna Ninggang kana mangsana Muru maluru beh ditu Nungtik nyungsi nu kamari Hudang pikeun tandang nu kiwari Ngundeur meureun ngala sugan .. .. Hana nguni hana mangke Tan hana nguni tan hana mangke * Aya baheula, aya ayeuna Moal aya ayeuna mun euweuh baheula .. .. Aya indung, aya bapa Indung nu ngandung bapa nu ngayuga Aya indung, aya surga Aya bapa aya dunya Du’a indung jadi jimat Jampe bapa jadi ubar Pikeun lengkah Pikeun tandang Ngadekeun ajen Kisunda Laku lampah nu utama Nyebarkeun asih kasasama Tingkah polah sing merenah Sangkan panggih kamulyaan Kajembaran Kawaluyaan Karahayuan Congkrang kujang ngajirim nonoman Nu gede wawanena Panceg dina galur Salawasna akur jeung dulur Panceg dina galur Babarengan ngajaga lembur Panceg dina galur Moal ingkah najan awak lebur Panceg dina galur Salawasna akur jeung dulur. Panceg dina galur Babarengan ngajaga lembur Panceg dina galur Moal ingkah najan awak lebur Munut ridho Gusti Ngalap berkah Gusti nu Maha suci Munut ridho Gusti Ngalap berkah Gusti Sang Hyang widhi Bral geura miang Tandang makalangan Nanjeurkeun kabeneran Ngawangikeun bumi Pasundan Sok geura hudang Tandang makalangan Sanghareupan musuh Najan palastra nepikabinasa Sakabeh nu gumelar didunya Bakal panggih jeung ajalna Ngan nu mangpaat pikeun sasama Anu bakal abadi Ngarana ditulis dina prasasti kahirupan Laku lampahna turuteun pikeun anak incu Kujang nu nyurup kana raga Anu nyieup kana wanda Ngajirim jadi nonoman sunda Sinatria ti tanah pasundan Nanjeurkeun bebeneran jeung kaadilan Teu keuna ku owah gingsir Teu kasilih ku junti Ganjaran nu belapati, satria santosa iman, Sinatria pilih tanding Lalaki lalanang Jagat *Naskah Amanat Galunggung, Rakeyan Darmasiksa, Raja Sunda ( 1175 M -1297 M )

Minggu, 28 September 2014

Belajar Meluangkan imajinasi dalam tulisan

Tiga hari yang lalu,hujan di pertama di pertengahan bulan ini sekitar jam 5 sore ,seorang teman menyapaku 'ell. .ell. .!! ( yah sebut saja ell ,tdk tau sejak kapan dan oleh siapa nama panggilan itu  lama melekat dalam nama saya )
Suara teman yg memanggil,dengan nada tinggi..mengalihkan pandangan saya,yg memang dari tadi tertuju ke luar . .
'Iya knpa doy..?? Saya menjawab panggilan dia.. ' tutup saja pintu nya,hujan nya semakin deras. .' Dia ( sebut saja odoy ,seorang teman terdekat yg semenjak saya kenal di sini ) dia yg dari tadi asik maen 'become legend..lalu berdiri dari sofa tempat dia duduk..lalu mendekati pintu,, lalu ,pelan pelan dia menutup nya' dingin mang..hujan nya semakin deras..' saya hanya terdiam saja..mengacuhkan dia..
' basah kuyup dengan air hujan,tubuh kecil saya berlalri menggiring bola,,seiring suara teman teman sebaya lain nya,riang di tengah hujan,tanpa mempedulikan,apa apa,padahal kondisi hujan saat itu sungguh kurang bersahabat,dengan angin kencang dan suara gemuruh dari petir yg berkelibatan di tanah lapang,di depan sekolah dasar saya.hujan deras di tanah lapang yg memang sedikit tumbuh rumput nya,menjadikan lapangan lumpur,tempat saya bergulung,berlari merebut bola di sore itu. .
Sungguh tdk ada beban hidup yg di fikirkan ,yg ada hanya bermain,main dan main..sesekali yg jadi beban ringan adalah tugas rumah dari guru wali kelas 4 yg bila tidak di kerjakan pasti pagi nya berdiri di depan kelas,,dan cukup hanya sebatas itu..
'Wangi dari harum nya kopi panas,membuyarkan anak anak yg tadi bermain hujan..' nih.. mang ngopi dulu,,biar tambah tinggi lamunan nya' hehe.. canda teman saya yg memang dari tadi memperhatikan saya..' wahhh..pas banget nih,hujan hujan sore begini kita ngopi bro !! ' sahut saya ,yg gk berfikir kapan dia membikinkan kopi ?? Tiba tiba saja sudah ada secangkir kopi di meja saya..dan obrolan kecil pun di mulai dari secangkir kopi panas. .

Sabtu, 27 September 2014

Mukadima

، و ِ رﺎَﻴْﺧَﻷا ِ ﻦﻴِﻌَﻤْﺟَأ ، ﻦَﻣَو ْ ﻢُﻬَﻌِﺒَﺗ ْ نﺎَﺴْﺣِﺈِﺑ ٍ ﻰَﻟِإ مْﻮَﻳ ِ ﻦْﻳﱢﺪﻟا .ِ ﺎﱠﻣَأ ُﺪْﻌَﺑ ﺪْﻤَﺤْﻟَا ُ ﻪﻠﻟِ ِ ﻚِﻠَﻤْﻟا ِ ﻖَﺤْﻟا ِّ ﻦْﻴِﺒُﻤْﻟا ،ِ يِﺬﱠﻟا ﺎَﻧﺎَﺒَﺣ نﺎَﻤْﻳِْﻹﺎِﺑ ِ ﻦﻴﻘﻴﻟاو .ِ ﻢُﻬﱠﻠﻟَا َّ ﻞَﺻ ِّ ﻰَﻠَﻋ ﺎَﻧِﺪﱢﻴَﺳ ﺪﱠﻤَﺤُﻣ ٍ، ﻢَﺗﺎَﺧ ِ ءﺎَﻴِﺒْﻧَﻷا ِ ﻦﻴِﻠَﺳْﺮُﻤﻟاَو ، ﻰَﻠَﻋَو ﻪِﻟآ ِ ﻦِﻴِﺒﱢﻴﱠﻄﻟا. .

'Segala puji bagi Allah, al-Malik Al-Haqq, Al-Mubin, yang memberikan kita iman dan keyakinan. Ya Allah, limpahkan shalawat pada pemimpin kami Muhammad, penutup para nabi dan rasul, dan begitu pula pada keluarganya yang baik, kepada para sahabat piluhan, dan yang mengikuti mereka dengan penuh ihsan hingga hari kiamat...